Fungsi dan Makna Pada Garis Marka Jalan

Fungsi dan Makna Pada Garis Marka Jalan

MARKA JALAN – Keselamatan adalah hal yang utama saat kita berkendara dijalan raya yang ditunjang oleh beberapa factor, salah satunya adalah kedisiplinan dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas yang ada. Bagaimana cara untuk agar kita bisa patuh dan tertib saat berada dijalan raya? Ya tentunya harus memahami dan mengerti terlebih dahulu akan peraturan yang ada tersebut. Salah satu yang perlu kita ketahui sebagai penge ndara kendaraan adalah Marka Jalan.

Marka Jalan adalah sebuah tanda yang berada tepat diatas jalan yang meliputi tanda yang membentuk garis melintang, garis serong, garis terputus – putus dan juga tanda lainnya yang bertujuan untuk mengarahkan arus maupun jalur lalu lintas berikut ini adalah jenis marka jalan yang ada :

  • Marka Garis Membujur

Marka garis membujur adalah marka yang sejajar dengan sumbu jalan, marka garis membujur ini mempunyai tiga jenis yaitu :

  1. Marka garis membujur penuh ( tidak terputus ) yang artinya pengemudi dilarang menyebrang atau keluar dari marka garis membujur ini dan biasa dipasang ditempat – tempat yang berbahaya seperti tikungan, turunan maupun tanjakan, dan tempat – tempat ramai.
  2. Marka garis membujur putus – putus yang artinya pengemudi atau pengendara kendaraan dapat melintasi atau melewati garis ini. Namun harus berhati – hati saat melintasinya bertujuan lain untuk melewati atau mendahului kendaraan lain.
  3. Marka garis membujur kominasi antara penuh dan putus – putus yang artinya pengemudi atau pengendara kendaraan yang berada dijalur yang dekat dengan marka putus – putus dapat melintasi jalur kombinasi itu namun sebaliknya dari arah yang dekat dengan marka penuh tidak diperkenankan untuk masuk atau melintasi jalur kombinasi.

marka jalan

  • Marka Garis Melintang

Marka garis melintang adalah marka yang tegak lurus dengan sumbu jalan. Marka ini biasanya digunakan untuk perhentian ataupun untuk mengurangi kecepatan kendaraan. Selain itu marka ini juga bertujuan untuk menguatkan fungsi dari traffic light ( lampu merah ) dan rambu – rambu yang ada. Marka garis melintang juga mempunyai dua jenis yaitu :

  1. Marka garis melintang utuh yang artinya marka yang bertujuan untuk menguatkan rambu stop dan juga traffic light ( lampu merah ) ataupun juga digunakan untuk perhentian saat ada perlintasan kereta api.
  2. Marka garis melintang putus – putus yang artinya marka yang bertujuan untuk menguatkan rambu lalu lintas hati – hati sebagai tanda berhenti untuk memberikan kesempatan mendahulukan kendaraan yang telah ditetapkan oleh rambu lalu lintas yang ada.

 

  • Marka Serong

Marka serong adalah  marka yang membentuk suatu garis utuh yang tidak termasuk dalam pengertian. Marka membujur yang bertujuan untuk mempertemukan kendaraan dari arah lain bertemu diarah yang sama.

  • Marka Lambang

Marka lambang adalah marka dimana biasanya menunjukan suatu arah ataupun juga marka yang menyatakan suatu larangan ataupun juga peringatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *